|
.. |
2009-07-22
- Rupiah Melaju Cepat
Jakarta - Nilai tukar rupiah melaju cepat seiring mengalirnya dana-dana asing, termasuk ke pasar saham. Rupiah akhirnya bisa terisolasi dari dampak bom JW Marriott dan Ritz-Carlton.
Pada perdagangan Selasa (21/7/2009), nilai tukar rupiah ditutup menguat ke 10.055 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya di level 10.135 per dolar AS.
"Mengingat pasar saham dan obligasi masih menarik, kami perkirakan aliran modal akan terus masuk dan memperkuat nilai tukar rupiah," ujar Ekonom BII, Samuel Ringoringo dalam review mingguannya.
Dengan melihat fakta tersebut, Samuel memperkirakan nilai tukar rupiah akan mencoba menembus level 10.000 per dolar AS. Kalaupun gagal, rupiah akan bergerak pada kisaran 10.000-10.100 per dolar AS.
"Tapi dengan catatan ketidakpastian pada investigasi ledakan bom dan aksi profit taking akan menghambat nilai tukar rupiah menguat lebih lanjut," imbuhnya.
Sementara di pasar global, dolar AS diperdagangkan cukup beragam setelah Federal Reserve memberikan sinyal bahwa mereka akan mengakhiri kebijakan menggelontorkan likuiditas ke pasar.
Seperti dikutip dari AFP, dolar AS melemah ke 93,94 yen, dari sebelumnya di 94,21 yen. Sementara euro melemah ke 1,4206 dolar, dibandingkan sebelumnya di 1,4233 dolar.
Para pialang menduga-duga pidato Gubernur Bank Sentral AS, Ben Bernanke yang mengindikasikan untuk keluar dari langkah pemberian kredit darurat, namun tidak akan terburu-buru untuk memperketat kebijakan moneter.
(qom/lih) .
Sumber : www.detik.com
Back To TOP
|